LEWAT "BERSAMA SANG GARUDA", QUINN SALMAN RAYAKAN SEMANGAT ANAK INDONESIA MENGEJAR MIMPI BERSAMA
Video Musik Original Soundtrack Garuda Di Dadaku Hadirkan Perjalanan Penuh Keceriaan, Persahabatan, Dan Dukungan Untuk Terus Berani Bermimpi
Jakarta, 16 Juni 2026 - Bermimpi menjadi pemain bola, penyanyi, dokter, guru, atau apa pun yang dicita-citakan akan terasa lebih menyenangkan ketika ada teman, keluarga, dan orang-orang yang selalu percaya pada kita. Semangat itulah yang ingin dirayakan Quinn Salman lewat video musik "Bersama Sang Garuda", original soundtrack film animasi Garuda Di Dadaku yang kini resmi dirilis melalui kanal YouTube BASE Entertainment.
Lebih dari sekadar video musik, "Bersama Sang Garuda menjadi dokumentasi perjalanan penuh keceriaan yang dijalani Quinn Salman dan para pengisi suara film animasi Garuda Di Dadaku bersama ribuan anak Indonesia selama rangkaian kegiatan promosi film ini. Video musik ini menghadirkan berbagai momen kebersamaan yang hangat, mulai dari lomba mewarnai, bermain sepak bola bersama komunitas dan sekolah sepak bola, hingga berbagai kegiatan yang mempertemukan para pemain film Garuda Di Dadaku dengan anak-anak dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam video musik ini, Quinn tampil bersama Keanu Azka, pengisi suara Putra, David Obinna sebagai Kapri, dan Abirama Putra sebagai Fatih. Kebersamaan mereka terekam dalam berbagai aktivitas yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir, menghadirkan semangat yang sama dengan pesan utama film Garuda Di Dadaku: bahwa mimpi besar akan terasa lebih mungkin untuk diraih ketika kita tidak berjalan sendirian.
Salah satu momen yang ditampilkan adalah rangkaian lomba mewarnai Garuda Di Dadaku yang telah digelar di 11 kota, yaitu Cibitung, Depok, Bogor, Jakarta, Lampung, Cipanas, Cirebon, Karawang, Sidoarjo, Garut, dan Cikupa. Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dengan melibatkan lebih dari 1.800 peserta anak-anak dari berbagai daerah.
Lagu "Bersama Sang Garuda" juga memiliki makna tersendiri bagi Quinn Salman karena ia turut terlibat dalam proses penulisan liriknya. Terinspirasi dari persahabatan Putra, Naya, dan Gaga dalam Garuda Di Dadaku, lagu ini lahir dari gagasan sederhana bahwa setiap anak berhak memiliki mimpi besar, dan setiap mimpi akan terasa lebih ringan ketika ada orang-orang yang mendukung, menemani, dan percaya pada kita.
"Yang aku suka dari lagu ini adalah rasanya seru, hangat, dan bikin semangat. Buat aku, mengejar mimpi itu nggak harus sendirian. Selalu lebih menyenangkan kalau ada sahabat, keluarga, dan orang-orang yang percaya sama kita. Semoga lewat lagu dan video musik ini, teman-teman yang menonton jadi makin semangat untuk berani punya mimpi besar dan menikmati perjalanannya bersama orang-orang yang mereka sayang," ujar Quinn Salman.
"Bersama Sang Garuda" juga dapat didengarkan langsung dalam salah satu adegan paling berkesan di Garuda Di Dadaku yang saat ini sedang tayang di bioskop seluruh Indonesia. Melalui momen kebersamaan Naya, Putra, dan tim sepak bolanya, lagu ini menjadi pengingat bahwa setiap mimpi besar terasa lebih mungkin untuk diraih ketika ada teman dan orang-orang yang selalu percaya pada kita.
Semangat yang sama juga menjadi pesan utama film animasi keluarga Garuda Di Dadaku, yang mengisahkan Putra, seorang anak laki-laki yang bercita-cita menjadi pemain tim nasional Indonesia. Dalam perjalanannya mengejar mimpi, Putra belajar bahwa keberanian tidak selalu datang dari diri sendiri, tetapi juga dari orang-orang yang tetap percaya kepada kita ketika kita mulai kehilangan keyakinan.
Diproduseri oleh Shanty Harmayn, Aoura Lovenson Chandra, dan Tanya Yuson, Garuda Di Dadaku merupakan interpretasi animasi baru dari IP legendaris karya Salman Aristo dan Shanty Harmayn yang telah hidup di hati banyak keluarga Indonesia selama lebih dari satu dekade. Film ini disutradarai oleh Ronny Gani, dengan Dewi Rosma sebagai Produser Pelaksana.
Garuda Di Dadaku menghadirkan jajaran pengisi suara Keanu Azka, Kristo Immanuel, Quinn Salman, Ibnu Jamil, Revalina S. Temat, Sal Priadi, Ringgo Agus Rahman, Rizky Ridho, Zee Asadel, Oki Rengga, Emir Mahira, dan Bima Sena. Film ini juga menghadirkan dua original soundtrack, yaitu "Garuda Di Dadaku yang dibawakan oleh Isyana Sarasvati dan "Bersama Sang Garuda" yang dinyanyikan oleh Quinn Salman.
Liburan sekolah ini, ajak keluarga dan teman-teman untuk menikmati petualangan Putra, Naya, dan Gaga dalam Garuda Di Dadaku yang sedang tayang di bioskop seluruh Indonesia. Film animasi keluarga yang hangat, penuh tawa, persahabatan, dan semangat untuk terus berani bermimpi bersama.
Video musik "Bersama Sang Garuda" kini sudah dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi BASE Entertainment.
Akun Resmi:
Instagram: @base.id | @garudadidadaku.film
Tik Tok: @base.id | @garudadidadaku.film
YouTube: BASE Entertainment Indonesia | @BASEIndonesia
Kontak Media
Emira P. Pattiradjawane
the Publicist Haus
+62 822-1197-5148
kontak.thepublicist@gmail.com
Tentang BASE Entertainment
BASE Entertainment adalah studio produksi terkemuka di Asia Tenggara dengan kantor di Indonesia dan Singapura, didirikan oleh Shanty Harmayn, Aoura Lovenson Chandra, Tanya Yuson, dan Ben Soebiakto. Spesialis dalam produksi film dan serial berkualitas tinggi untuk penonton global, studio ini berkolaborasi dengan talenta-talenta kreatif terbaik untuk menghadirkan cerita dari Asia ke dunia, termasuk Perempuan Tanah Jahanam (Impetigore) karya Joko Anwar yang tayang perdana di 2020 Sundance Film Festival dan membawa piala terbanyak di Festival Film Indonesia di tahun yang sama, Gadis Kretek (Cigarette Girl) serial orisinal Indonesia Netflix pertama yang masuk ke daftar Top 10 Global Netflix, serial animasi orisinal Netflix Asia Tenggara pertama Trese, serta Petualangan Sherina 2 (Sherina's Adventure 2) yang memecahkan rekor box office di Indonesia. Dengan komitmen kuat pada inovasi cerita, BASE Entertainment terus mengembangkan produksi-produksi berkualitas yang menjembatani narasi regional dengan daya tarik global.
Tentang KAWI Animation
KAWI Animation adalah studio pengembangan IP animasi yang berbasis di Jakarta, dengan tim talenta terbaik Indonesia yang memiliki spesialisasi di bidang Character Designs, Environment Concepts, Narrative & Story development, dan 3D RnD. Sebagai bagian dari ekosistem BASE Entertainment, studio film terkemuka Asia Tenggara yang didirikan oleh Shanty Harmayn, Ben Soebiakto, Aoura Lovenson Chandra, dan Tanya Yuson, KAWI Animation berkolaborasi dengan berbagai kreator dan studio untuk mengembangkan IP berkualitas yang siap diproduksi menjadi karya animasi. Dukungan dari BASE Entertainment yang telah memproduksi karya-karya seperti serial orisinal Indonesia Netflix Gadis Kretek (Cigarette Girl) dan serial animasi orisinal Netflix Trese, COMEDY ISLAND Indonesia & Filipina di Prime Video, serta film Perempuan Tanah Jahanam (Impetigore), memperkuat posisi KAWI Animation sebagai pengembang IP animasi terdepan di Indonesia yang menghubungkan talenta lokal dengan standar produksi internasional.

Komentar
Posting Komentar