Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2026

Bukan Pahlawan, Bukan Iblis: “Badut Gendong” Bawakan Sosok Anti-Hero Wong Kalahan di Layar Lebar Indonesia

Gambar
Jakarta, 2 Juni 2026 – lensacinema.id - Penggemar film laga superhero dengan aksi yang seru? Atau selalu nungguin horor Indonesia yang kelas dunia? Rumah produksi MAGMA Entertainment (Qodrat, Pemukiman Setan) membawakan gabungan dari keduanya dalam film terbarunya, Badut Gendong. Film yang hadir sebagai cross-universe dari semesta Qodrat ini membawakan kisah Darso dan Darsi, sepasang penari Badut Gendong yang selalu dihadapi ketidakadilan dari orang-orang disekitarnya. Mereka hanya memiliki satu sama lain, serta harapan untuk anaknya yang berada dalam kandungan Darsi. Namun hidup Darso hancur ketika perilaku sekelompok preman menyebabkan kematian tragis Darsi dan bayi dalam kandungannya. Di tengah runtuhnya segala harapan dan kebahagiaan Darso, sebuah kuasa gelap membangkitkan arwah istri tercintanya—bukan sebagai Darsi, namun sebagai wajah teror baru, Badut Gendong. Amarah Wong Kalahan yang Melawan Mereka yang sudah menyaksikan teror Badut Gendong di bioskop banyak yang mengungkapkan ...

Film Monster Pabrik Rambut Menyajikan Horor Fantasi Retro dengan Pengalaman Sinematik yang Berbeda, Mengangkat Secara Jujur Keresahan Jutaan Pekerja Tentang Normalisasi Lembur Kurang Tidur

Gambar
Film Monster Pabrik Rambut tayang mulai 4 Juni 2026 di bioskop Indonesia Jakarta, 1 Juni 2026 -- lensacinema.id --- Palari Films mempersembahkan flim terbaru karya sutradara Edwin, Monster Pabrik Rambut, yang akan tayang di bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026 Dibintangi oleh Rachel Armanda, Lutesha, Iqbaal Ramadhan, Didik Nini Thowok, Sal Priadi. dan Kev, Monster Pabrik Rambut menghadirkan pengalaman horor fantasi retro dari latar pabrik rambut dan situasi para pekerjanya yang kurang tidur. Edwin menghadirkan sosok monster, yang turut menawarkan keberagaman genre horor di Indonesia. Situasi-situasi horar di film ini dibangun dari atmosfer pabrik rambut yang creepy, sosok Bos Maryati (Didik Nini Thowok) yang tersenyum manis namun eksploitatif, serta serangkaian kejadian janggal yang menimpa para pekerja mereka. Sebagai sutradara yang karya-karyanya telah diakui secara internasional dari berbagai festival dan ajang penghargaan, Edwin kembali membawa kebaruan dengan eksperimen. visual dan...